campuran gas ch4 dan c3h8 yang volumenya 10 liter

2 Sebanyak 35 L gas karbon dioksida mengandung 4,5 x 10 23 molekul pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan: Jumlah molekul 7 L gas hidrogen; Volume gas amoniak yang mengandung 9 x 10 23 molekul; Jawaban: 1. Jumlah molekul H 2 = (volume H2) / (Volume CO2) X jumlah molekul CO2 = (7 L) / (35 L) X 4,5 x 10 23 molekul = 0,9 x 10 23 molekul PROGRAMPBT UII 2014 14. Campuran gas CH4 dan C3H4 yang volumenya 10 m3 dibakar sempurna dengan oksigen. Jika pada P dan T yang sama, ternyata volume gas CO2 yang dihasilkan 24 m3, maka volum masing-masing gas tersebut adalah A. 3 m3 dan 7 m3 C. 5 m3 dan 5 m3 B. 7 m3 dan 3 m3 D. 4 m3 dan 6 m3 15. Pada persamaan reaksi berikut: ( ) E. 6 m3 CH4(g) + 2 O2 (g) → CO2 (g) + 2 H2O (g) Dengan mekanisme nya: 1. senyawa metana ditambah gas oksigen berlebih. CH4 (g) + 2 O2 (g) terbentuk karbondioksida dan uap air. CO2 (g) + 2 H2O (g) konndisi dari reaksi tersebut yaitu menggunakan oksigen berlebih sehingga akan menghasilkan co2 sempurna dan uap air. Gassintetis disebut juga syn-gas yang merupakan campuran karbon monoksida (CO) dan hidrogen (H2). Syn-gas dibuat dari reaksi gas bumi atau LPG melalui proses yang disebut stean reforming atau oksidasi parsial. Reaksi stean reforming : CH4(g) + H2O → CO(g) + 3H2(g) Reaksi oksidasi parsial : 2CH4(g) + O2 → 2CO(g) + 4H2(g) hidrokarbonyang terdiri dari campuran beberapa macam gas hidrokarbon yang mudah terbakar dan non- hidrokarbon seperti N2, CO2 dan H2S. Umumnya gas yang terbentuk sebagian besar dari metana (CH4), dan dapat juga termasuk etana (C2H6) dan propana (C3H8). (Fatimura, Muhrinsyah and Fitriyanti, 2018) Gas asam (sour gas) merupakan salah satu Intime Fragen An Männer Zum Kennenlernen. Besarnya tekanan parsial C3H8 adalah 2 atm. Pembahasan Pada kondisi gas ideal berlaku rumus P x V = n x R x T Keterangan P = tekanan atm V = volume liter n = jumlah zat mol R = tetapan gas ideal 0,082 T = suhu K Diketahui * mol CH4 = massa/Mr = 8 gram/16 = 0,5 mol. * mol C3H8 = massa/Mr = 11 gram/44 = 0,25 mol. PCH4 + C3H8 = 6 atm. Ditanyakan PC3H8? Jawab P x V = n x R x T P ~ n PCH4 + C3H8/PC3H8 = nCH4 + C3H8/nC3H8 6 atm/PC3H8 = 0,5+0,25mol/0,25 mol PC3H8 = 1/3 x 6 atm = 2 atm. Dengan demikian besarnya tekanan parsial C3H8 adalah 2 atm. Campuran gas dan yang volumenya 10 liter dibakar secara sempurna dengan gas . Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama, ternyata dihasilkan volume gas sebanyak 24 liter. Volume gas dan gas masing-masing adalah … a. 3 liter dan 7 liter b. 4 liter dan 6 liter c. 5 liter dan 5 liter d. 6 liter dan 4 liter e. 7 liter dan 3 liter Jawaban volume sebesar 3 liter dan volume sebesar 7 liter. Pembahasan Pengertian hukum gay lussac hukum perbandingan volume adalah hukum yang membahas tentang reaksi zat – zat yang berupa gas. Dimana pada tekanan dan suhu yang sama, volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana. Volume dan adalah 10 liter. Jika volume dianggap sebagai “a” maka volume adalah 10-a. Volume sebanyak 24 liter. Cari masing-masing persamaan reaksi Reaksi pembakaran Reaksi pembakaran Volume dari kedua persamaan reaksi adalah a dan 30 liter-3a. Volume adalah a, yaitu sebesar 3 liter. Volume adalah 10-a yaitu 7 liter. Jadi volume sebesar 3 liter dan volume sebesar 7 liter. YAHai Aziza, kakak bantu jawab pertanyaanmu ya. Jawaban e. 15 liter dan 5 liter C3H8 merupakan propana dan CH4 merupakan metana, yaitu senyawa hidrokarbon berikatan tunggal. Pembakaran sempurna gas hidrokarbon akan menghasilkan gas karbon dioksida CO2 dan uap air H2O. Reaksi pembakaran sempurna gas propana dan metana C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O Reaksi dan volume yang terlibat dapat dilihat pada gambar di lampiran. Sesuai dengan hukum Avogadro yang menyatakan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas yang sama mengandung jumlah molekul yang sama atau banyaknya mol dari tiap-tiap gas volumenya sama. Karena perbandingan mol sebanding dengan perbandingan koefisien reaksi, maka perbandingan volume gas sebanding dengan koefisien reaksinya. Reaksi 1 C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O V C3H8 = 20-x V H2O = 50-y V H2O = 4 x 4 V C3H8 50-y = 420-x 50-y = 80-4x 4x-y = 30 Reaksi 2 CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O V CH4 = x V H2O = y V H2O = 2 x V CH4 y = 2x Dengan cara substitusi maka nilai x dan y dapat dihitung. 4x-y = 30 4x-2x = 30 2x = 30 x = 15 L y = 2x = 2 x 15 L = 30 L Maka, volume metana dan propana adalah V CH4 = x = 15 L V C3H8 = 20-x = 20 - 15 L = 5 LYah, akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan! Pada awalnya para ilmuwan menemukan bahwa gas hidrogen dapat bereaksi dengan gas oksigen membentuk air. Perbandingan volume gas hidrogen dan oksigen dalam reaksi tersebut tetap yaitu 2 1. Kemudian ditahun 1808, ilmuwan Prancis, Joseph Louis Gay Lussac berhasil melakukan percobaan tentang volume gas yang terlibat pada berbagai reaksi dengan menggunakan bermacam percobaan ini, ia menemukan bahwa perbandingan volume gas-gas dalam reaksi selalu merupakan bilangan bulat sederhan. Gay Lussac kemudian merumuskan hukum perbandingan volume sebagai berikutPada suhu dan tekanan yang sama, volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat volume gas-gas sesuai dengan koefisien masing-masing terdapat 2 buah gas A dan B yang tercantum dalam satu persamaan reaksi, maka berlaku persamaan dibawah iniVolume AVolume B = Koefisien AKoefisien B Untuk lebih jelasnya, berikut ini diberikan beberapa contoh hukum perbandingan volume yang disertai soal 1Lima liter gas asitilena dibakar sempurna sesuai dengan persamaan reaksi berikut2 C2H2 g + 5 O2 g → 4 CO2 g + 2 H2O gPada suhu dan tekanan sama, tentukanVolume gas oksigen yang diperlukanVolume gas karbon dioksida yang dihasilkanVolume air yang dihasilkanPembahasanPada soal ini diketahuiKoefisien C2H2 = 2Koefisien O2 = 5Koefisien CO2 = 4Koefisien H2O = 2V C2H2 = 5 LJawaban soal 1 sebagai berikut Volume O2 = Koefisien O2Koefisien C2H2 x Volume C2H2 Volume O2 = 52 x 5 L = 12,5 L Jawaban soal 2 sebagai berikut Volume CO2 = Koefisien CO2Koefisien C2H2 x Volume C2H2 Volume CO2 = 42 x 5 L = 10 L Jawaban soal 3 sebagai berikut Volume H2O = Koefisien H2OKoefisien C2H2 x Volume C2H2 Volume H2O = 22 x 5 L = 5 LContoh soal 210 liter gas hidrogen bromida terurai sebagai berikut2 HBr g → H2 g + Br2 gsPada suhu dan tekanan yang sama tentukan volume gas hidrogen dan volume gas bromin yang soal ini dikethuiKoefisien HBr = 2Koefisien H2 = 1Koefisien Br2 = 1Volume HBr = 10 LVolume H2 = Koefisien H2Koefisien HBr x Volume HBr Volume H2 = 12 x 10 L = 5 Volume Br2 = Koefisien Br2Koefisien HBr x Volume HBr Volume Br2 = 12 x 10 L = 5 LJadi volume gas hidrogen dan bromin yang dihasilkan sebanyak 5 soal 3Lima liter gas N2O5 terurai sesuai reaksi berikut2 N2O5 g → 2 N2 g + 5 O2 gPada suhu dan tekanan yang sama, tentukan volume gas nitrogen dan volume gas oksigen yang soal ini diketahuiKoefisien N2O5 = 2Koefisien N2 = 2Koefisien O2 = 5Volume N2O5 = 5 LVolume N2 = Koefisien N2Koefisien N2O5 x volume N2O5 Volume N2 = 22 x 5 L = 5 L Volume O2 = Koefisien O2Koefisien N2O5 x Volume N2O5 Volume O2 = 52 x 5 L = 12,5 LJadi volume gas nitrogen dan oksigen yang terbentuk sebanyak 5 L dan 12,5 soal 4Berapa volume gas hidrogen yang diperlukan untuk bereaksi dengan gas oksigen agar diperoleh 50 L uap menjawab soal ini kita buat persamaan reaksi sebagai berikutH2 g + 1/2 O2 g → H2O gJadi besaran yang diketahui sebagai berikutKoefisien H2 = 1Koefisien O2 = 1/2Koefisien H2O = 1Volume H2O = 50 LVolume H2 = Koefisien H2Koefisien H2O x Volume H2O Volume H2 = 11 x 50 L = 50 LJadi volume gas hidrogen yang diperlukan sebanyak 50 soal 5Pada pembakaran 5 L T, P alkohol menurut reaksiC2H5OH g + O2 g → CO2 g + H2O lTentukan volume oksigen T, P dan volume gas karbon dioksida T, P.PembahasanReaksi diatas belum setara sehingga perlu disetarakan menjadiC2H5OH g + 3 O2 g → 2 CO2 g + 3 H2O l.Jadi diketahuiKoefisien C2H5OH = 1Koefisien O2 = 3Koefisien CO2 = 2Koefisien H2O = 3Volume C2H5OH = 5 LVolume O2 = Koefisien O2Koefisien C2H5OH x Volume C2H5OH Volume O2 = 31 x 5 L = 15 L Volume CO2 = 21 x 5 L = 10 LJadi volume oksigen dan karbon dioksida yang dihasilkan sebanyak 15 L dan 10 soal 6Delapan liter campuran gas metana CH4 dan propana C3H8 yang dibakar memerlukan 25 liter gas oksigen. Berapakah volume masing-masing reaksi pembakaran 2 gas diatas sebagai berikutCH4 g + 2 O2 g → CO2 g + 2 H2O l …pers reaksi 1C3H8 g + 5 O2 g → 3 CO2 g + 4 H2O l … pers reaksi 2Misalkan volume gas CH4 = A maka volume C3H8 = 8 – O2 reaksi 1 = koefisien O2Koefisien CH4 x Volume CH4 Volume O2 reaksi 1 = 21 x A = 2A. Volume O2 reaksi 2 = Koefisien O2Koefisien C3H8 x Volume C3H8 Volume O2 reaksi 2 = 51 x 8 – A = 40 – diperlukan 25 gas oksigen maka diperoleh persamaanVolume O2 reaksi 1 + volume O2 reaksi 2 = 252A + 40 – 5A = 253A = 40 – 25 = 15A = 15/3 = 5Jadi volume CH4 = A = 5 L dan volume C3H8 = 8 – A = 8 – 5 = 3 soal 7Diketahui reaksiC2H4 g + 3 O2 g → 2 CO2 g + 2 H2O gBila udara mengandung 20 % oksigen, berapa liter udara yang diperlukan untuk membakar 2 liter menjawab soal ini kita hitung dahulu volume oksigen untuk membakar 2 liter C2H4 dengan cara dibawah iniVolume O2 = Koefisien O2Koefisien C2H4 x Volume C2H4 Volume O2 = 31 x 2 L = 6 LJadi volume O2 sebesar 6 L. Artinya 20 % oksigen = 6 L maka volume udara yang dibutuhkan 100 %Volume udara = 100 %20 % x 6 L = 30 LContoh soal 8Pada suhu dan tekanan tertentu, gas etanol C2H5OH dibakar sempurna dengan 60 L udara yang mengandung 20 % oksigen, menurut persamaan reaksiC2H5OH + 3 O2 → 2 CO2 + 2 H2OBila diukur pada suhu dan tekanan sama, tentukanVolume etanol yang dibakarVolume gas karbon dioksida yang dihasilkanPembahasanHitung terlebih dahulu volume oksigen yang diperlukan dengan cara dibawah iniVolume O2 = 20100 x 60 L = 12 L Selanjutnya hitung volume etanol dan karbon dioksida dengan cara dibawah ini Volume C2H5OH = Koefisien C2H5OHKoefisien O2 x volume O2 Volume C2H5OH = 13 x 12 L = 4 L Volume CO2 = Koefisien CO2Koefisien O2 x volume O2 Volume CO2 = 23 x 12 L = 8 LJadi volume etanol yang dibakar dan volume CO2 yang dihasilkan sebanyak 4 liter dan 8 pustakaUtami, Budi. Kimia Untuk SMA / MA Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, Arifatun. Kimia Mengkaji Fenomena Alam Untuk Kelas X SMA / MA. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, 2009. Rangkuman Materi Hukum Dasar Kimia Kelas 10Hukum Kekekalan MassaHukum Perbandingan TetapHukum Perbandingan BergandaHukum Perbandingan VolumeHukum AvogadroVideo Pembelajaran Hukum Dasar Kimia Kelas 10Contoh Soal Hukum Dasar Kimia & Pembahasan Kelas 10Rangkuman Materi Hukum Dasar Kimia Kelas 10Hukum Kekekalan MassaDikemukakan oleh Lavoisier Dari hasil percobaan pada pemanasan raksa oksida Lavoisier mengemukakan suatu hukum yang berbunyi Massa Zat Sebelum ReaksiMassa Pereaksi akan sama dengan Massa Zat Sesudah Reaksi Massa ProdukContoh Soal Jika diketahui persamaan reaksi A + B → C + D Diketahui massa A = 3gr, massa B = 5 gr, sedangkan massa C yang terbentuk = 4 gr, tentukan massa D yang dihasilkan?Jawaban A dan B merupakan pereaksi sedangkan C dan D termasuk produk, menurut hukum kekekalan massa massa total pereaksi = massa total produk massa A + massa B = massa C + massa D 3 gr + 5 gr = 4 gr + massa D Massa D = 8 gr – 4 gr Massa D = 4 grHukum Perbandingan TetapDikemukakan oleh Proust Menurut Proust Dalam pembentukan senyawa, massa unsur-unsur pembentuk senyawa memiliki perbandingan yang selalu tetapContoh Soal Diketahui Reaksi H2 g + ½ O2 g → H2O l Jika diketahui Ar H = 1, Ar O = 16 tentukan massa zat yang bersisa dan massa H2O yang terbentuk jika 2 gram H2 bereaksi dengan 17 gram O2Jawaban Menentukan Perbandingan Dicari dari perbandingan Ar x jumlah atom Perbandingan H2 O2 Ar H x 2 Ar O x 1 1 x 2 16 x 1 2 16 1 8 Perbandingan massa H2 dan O2 selalu 1 8 1 8 H2 g + O2 g → H2O l2 gr 17 gr – Seharusnya perbandingannya 2 16 untuk memperoleh perbandingan 1 8. Sehingga zat yang berlebih adalah O2 sebanyak 17 -16 gr = 1 grHukum Perbandingan BergandaDikemukakan oleh Dalton Menurut Dalton “Jika ada dua unsur membentuk dua senyawa, jika salah satu massa unsur dalam kedua senyawa sama, maka massa unsur yang lainnya dalam kedua senyawa akan memiliki perbandingan yang bulat dan sederhana”Contoh Soal Unsur P dan unsur Q dapat membentuk 2 senyawa. Di dalam 100 gram senyawa I terdapat 40 gram unsur P dan di dalam 90 gram senyawa II terdapat 50 gram Q. Tentukan apakah memenuhi hukum perbandingan berganda atau tidak!Jawaban Massa unsur P dikedua senyawa sama, maka jika memenuhi hukum perbandingan berganda perbandingan unsur Q harus bulat dan sederhana. Perbandingannya adalah 60 50 atau disederhanakan 6 5 bulat dan sederhana berarti memenuhi hukum perbandingan Perbandingan VolumeDikemukakan oleh gay lussac Menurut gay lussac Pada tekanan P dan Suhu T yang sama, perbandingan volume pereaksi dan hasil reaksi akam memiliki perbandingan yang bulat dan sederhana” Atau dengan kata lain Perbandingan volume = Perbandingan koefisien Sehingga menghasilkan rumusContoh Soal Pada P dan T yang sama terjadi reaksi berikut 2SO2 g + O2 g → 2SO3g Jika diketahui volume gas SO3 yang dihasilkan adalah 10 L tentukan volume gas O2 yang bereaksi!Jawaban Volume yang diketahui adalah SO3 sedangkan Volume yang ditanyakan adalah O2Hukum AvogadroDikemukakan oleh Avogadro Menurut gay lussac Pada tekanan P dan Suhu T yang sama, gas-gas yang memiliki volume sama akan memiliki jumlah molkeul yang sama pula”Atau dengan kata lain Perbandingan jumlah molekul = Perbandingan koefisien Sehingga menghasilkan rumus Contoh Soal Pada P dan T yang sama terjadi reaksi berikut 2SO2 g + O2 g → 2SO3g Jika diketahui Jumlah molekul gas SO3 yang dihasilkan adalah molekul tentukan jumlah molekul gas O2 yang bereaksi!Jawaban Jumlah Molekul yang diketahui adalah SO3 sedangkan Jumlah Molekul yang ditanyakan adalah O2 Video Pembelajaran Hukum Dasar Kimia Kelas 10 Part 1 Part 2Belajar Kimia Hukum Dasar Kimia Bagian 1Belajar Kimia Hukum Dasar Kimia Bagian 2Contoh Soal Hukum Dasar Kimia & Pembahasan Kelas 10Soal logam besi dipijarkan dengan 3,2 gram belerang menghasilkan 8,8 gram senyawa besiII sulfida. Berapa gram logam besi yang telah bereaksi?PEMBAHASAN Reaksinya Fes + Ss → FeSs x gr 3,2 gr 8,8 gr Menurut hukum kekekalan massa Massa sebelum bereaksi = Massa sesudah bereaksi x + 3,2gr = 8,8 gr x = 8,8-3,2 gr = 5,6 gram maka massa logam besi adalah 5,6 gramSoal 18 gram glukosa dibakar dengan oksigen menghasilkan 26,4 gram gas karbon dioksida dan 10,8 gram uap air. Berapa gram oksigen yang telah bereaksi pada pembakaran tersebut?PEMBAHASAN Persamaan reaksinya C6H12O6s + 6O2g → 6CO2g + 6H2Ol 18 gram x gr 26,4 gr 10,8 gr Menurut hukum kekekalan massa Massa sebelum bereaksi = Massa sesudah bereaksi 18 + xgr = 26,4+10,8 gr 18 + xgr = 37,2 gr x = 37,2-18 gr = 19,2 gram maka massa gas oksigen adalah 19,2 gramSoal magnesium yang massanya 3 gram tepat habis bereaksi dengan sejumlah serbuk belerang menghasilkan senyawa magnesium sulfida yang massanya 7 gram. Tentukan massa serbuk belerang yang telah bereaksiPEMBAHASAN Persamaan reaksinya Mgs + Ss → MgSs 3 gr x gr 4 gr Menurut hukum kekekalan massa Massa sebelum bereaksi = Massa sesudah bereaksi 3 + xgr = 4 gr x = 4-3 gr = 1 gram maka massa serbuk belerang adalah 1 gramLIHAT JUGA Rangkuman Materi Hukum Dasar KimiaSoal iodin yang massanya 10 gram direaksikan dengan 10 gram gas hidrogen. Setelah bereaksi, ternyata didapatkan 2,5 gram gas hidrogen iodida. Tentukan massa zat yang tidak bereaksiPEMBAHASAN I2s + H2g → 2HIg 10 gr 10 gr 2,5 gr Perbandingan massa H massa I = Ar H x 1 Ar I x 1 = 1 x 1 1 x 127 = 1 127LIHAT JUGA Video Pembelajaran Hukum Dasar KimiaSoal dalam senyawa CaS, perbandingan massa Ca S = 5 4. Jika 10 gram kalsium direaksikan dengan 9 gram serbuk belerang, maka massa CaS yang dihasilkan sebanyakPEMBAHASAN Cas + Ss → CaSs 10 gr 9 gr Perbandingan massa Ca massa S = 5 4 Massa Ca 10 gr dan massa S 9 gr tidak sesuai dengan perbandingan 5 4 Massa S akan berlebih, massa S yang bereaksi bisa dicari sebagai berikut berdasarkan hukum kekekalan massa massa sebelum reaksi = massa sesudah reaksi massa CaS =massa Ca + Massa S massa CaS = 10 + 8 gr = 18 gramSoal di dalam senyawa FeS perbandingan massa Fe S = 7 4, maka untuk menghasilkan 4,4 gram senyawa FeS diperlukan Fe dan S berturut-turut sebanyakPEMBAHASAN Fes + Ss → FeSs x gr 4,4-xgr 4,4 gr Perbandingan massa Fe massa S = 7 4 Misalkan massa Fe = x gram Maka massa S = 4,4 – x gr Soal massa unsur magnesium dan oksigen di dalam senyawa magnesium oksida MgO adalah 32. Jika 6 gram magnesium direaksikan dengan oksigen untuk membentuk senyawa magnesium oksida, berapa gram oksida yang diperlukan dan berapa gram magnesium oksida yang dihasilkan?PEMBAHASAN Mg + O → MgO 6 gr x gr Perbandingan massa Mg massa O = 3 2 Menentukan massa O berdasarkan hukum kekekalan massa massa sebelum reaksi = massa sesudah reaksi massa Mg + massa O = massa MgO massa MgO = 6 + 4 gr = 10 gramSoal tembaga Cu yang massanya 6,4 gram direaksikan dengan 10 gram serbuk belerang membentuk tembagaII sulfida dengan reaksi Cus + Ss → CuSs Bila semua tembaga habis bereaksi dan tembagaII sulfida yang dihasilkan massanya 9,2 gram tentukanMassa belerang yang terdapat di dalam senyawa tembagaII sulfidaMassa zat yang tidak bereaksiPEMBAHASAN Soal logam magnesium dibakar dengan gas oksigen akan diperoleh senyawa magnesium oksida. Hasil percobaan tertera pada tabel berikutApakah data pada tabel menunjukkan berlakunya hukum perbandingan tetap Proust? Jika berlaku, berapa perbandingan massa magnesium dan oksigen di dalam senyawa magnesium Ambil data percobaan 1 Massa magnesium yang bereaksi = 45 – 33gr = 12 gr Maka perbandingan massa Mg O = 12 8 = 3 2Soal dalam senyawa AB, perbandingan massa A B = 2 1. Jika terdapat 120 gram senyawa AB, tentukan massa masing-masing unsur dalam senyawa Soal besi sulfida tersusun dari unsur besi Fe dan unsur belerang S dengan perbandingan massa Fe S = 7 4. Bila 15 gram besi dan 2 gram belerang dibentuk menjadi senyawa besi sulfida, berapa gram massa besi sulfida yang dapat terjadi?PEMBAHASAN Fes + Ss → FeSs 15 gr 2 gr Perbandingan massa Fe massa S = 7 4 Massa Fe 15 gr dan massa S 2 gr tidak sesuai dengan perbandingan 7 4 Massa Fe akan berlebih, massa Fe yang bereaksi bisa dicari sebagai berikut berdasarkan hukum kekekalan massa massa sebelum reaksi = massa sesudah reaksi massa Fe + Massa S = massa FeS massa FeS = 3,5 + 2 gr = 5,5 gramSoal unsur tertentu, dikenal ada persenyawaan klor, yang berturut-turut mengandung klor sebanyak 53,65%; 49,10%; 43,56%; dan 27,84%. Jelaskan dengan perhitungan, apakah hukum kelipatan perbandingan Dalton berlaku dalam senyawa Jika dimisalkan 100% = 100 gram Terdapat 4 senyawa Senyawa I mengandung 53,65 gram Cl dan 46,35 gram unsur lain Senyawa II mengandung 49,10 gram Cl dan 50,9 gram unsur lain Senyawa III mengandung 43,56 gram Cl dan 56,44 gram unsur lain Senyawa II mengandung 27,84 gram Cl dan 72,16 gram unsur lain Kita ubah massa unsur lain menjadi sama menjadi 50 gram Maka perbandingan Cl di keempat senyawa ClI ClII ClIII ClIV 57,87 48,23 38,59 19,29 3 2,5 2 1 6 5 4 2 Perbandingan ini bulat dan sederhana sehingga hukum dalton berlakuSoal P dan unsur R dapat membentuk senyawa 3 senyawa. Jika kadar massa P di dalam senyawa I = 20%, pada senyawa II = 25%, dan pada senyawa III = 40%, hitunglah perbandinganPEMBAHASAN Jika dimisalkan 100% = 100 gram Terdapat 3 senyawa Senyawa I mengandung 20 gram P dan 80 gram R Senyawa II mengandung 25 gram P dan 75 gram R Senyawa III mengandung 40 gram P dan 60 gram R Kita ubah massa unsur R menjadi sama menjadi 75 gram Maka perbandingan P di ketiga senyawa PI PII PIII 18,75 25 50 3 4 8 Maka hukum perbandingan berganda berlakuSoal A dan unsur B dapat membentuk 3 senyawa. Jika kadar massa A di dalam senyawa I = 15%, pada senyawa II = 30%, dan pada senyawa III = 45%; hitunglah perbandingan massa B di dalam ketiga senyawa tersebut untuk massa A Jika dimisalkan 100% = 100 gram Terdapat 3 senyawa Senyawa I mengandung 15 gram A dan 85 gram B Senyawa II mengandung 30 gram A dan 70 gram B Senyawa III mengandung 45 gram A dan 55 gram B Maka perbandingan B di ketiga senyawa BI BII BIII 85 35 18,34 255 175 55 51 35 11Soal 2 liter gas nitrogen tepat habis bereaksi dengan 3 liter gas oksigen menghasilkan 1 liter gas oksida nitrogen. Jika volume diukur pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan rumus molekul oksida nitrogen N2g + O2g → NxOyg 2 L 3L 1L Menurut hukum Gay-Lussac perbandingan volume = perbandingan koefisien, sehingga perbandingan koefisiennya 2 3 1, masukan koefisiennya ke reaksi 2 N2g + 3O2g → 1NxOyg, lalu setarakan Jumlah atom N 4 = x Jumlah atom O 6 = y Sehingga rumus molekulnya N2O3 sesudah disederhanakan dan disesuaikan dengan senyawa yang stabilSoal hidrogen yang volumenya 10 liter direaksikan dengan gas oksigen yang volumenya 10 liter membentuk uap air dengan persamaan reaksiH2g + O2g → H2Og Bila volume diukur pada suhu dan tekanan yang sama, berapa volume maksimum uap air yang dapat dihasilkan?PEMBAHASAN Setarakan persamaan reaksinya 2H2g + O2g → 2H2Og 10 L 10 L Menurut hukum Gay-Lussac perbandingan volume = perbandingan koefisien Perbandingan koefisiennya = 2 1 2 = perbandingan volume Maka dari perbandingan volume, volume H2O akan sama dengan volume H2 = 10 LSoal liter gas oksigen yang diperlukan untuk membakar 5 liter gas butana C4H10 agar semua gas butana tersebut habis bereaksi?PEMBAHASAN Reaksi yang terjadi C4H10g + O2g → CO2g + H2Og Setarakan reaksi 2C4H10g + 13O2g → 8CO2g + 10H2Og Menurut hukum Gay-Lussac perbandingan volume = perbandingan koefisien Untuk mencari volume gas oksigen diperoleh melalui perbandingan koefisien dengan gas butanaSoal gas CH4 dan C3H8 yang volumenya 10 liter dibakar secara sempurna dengan gas O2. Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama, ternyata dihasilkan volume gas CO2 sebanyak 24 liter. Tentukan volume masing-masing gas CH4 dan gas C3H8 masing-masingPEMBAHASAN Misalkan volume CH4 = x L, maka volume C3H8 = 10 – xL Reaksi pembakaran berlangsung masing-masing CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O menentukan volume CO2 melalui perbandingan koefisien x L x L C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O 10-xL 310-xL Maka volume total CO2 = x + 30 – 3x = 24 L 24 L = 30 – 2x 2x = 6 x = 3L Volume CH4 Sedangkan volume C3H8 = 10 – 3 L = 7 LSoal sempurna gas amonia memerlukan gas oksigen dengan persamaan reaksiNH3g + O2g → NO2g + H2Og Dengan menganggap bahwa kadar oksigen di udara 20%, tentukan volume udara yang diperlukan untuk membakar 4 liter gas Setarakan reaksi 4NH3g + 7O2g → 4NO2g + 6H2Og Menurut hukum Gay-Lussac perbandingan volume = perbandingan koefisien Untuk mencari volume gas oksigen diperoleh melalui perbandingan koefisien dengan gas amoniaSoal pembakaran sempurna 160 mL campuran gas metana CH4 dan propana C3H8 memerlukan 500 mL gas oksigen. Tentukan persentase volume gas propana dalam campuranPEMBAHASAN Misalkan volume CH4 = x mL, maka volume C3H8 = 160 – xmL Reaksi pembakaran berlangsung masing-masing CH4 + 2O2 → CO2 + 2H2O menentukan volume O2 melalui perbandingan koefisien x mL 2x mL C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O 160-xmL 5160-xL Maka volume total O2 = 2x + 800 – 5x = 500 mL 500 mL = 800 – 3x 3x = 300 x = 100 mL Volume CH4 Sedangkan volume C3H8 = 160 – 100 mL = 60 mLSumber Soal Kelas X Penerbit Erlangga Pengarang Unggul Sudarmo

campuran gas ch4 dan c3h8 yang volumenya 10 liter